Pages

Rabu, 05 Desember 2012

Happy Move On Via Allah's Way



Sobat muda muslim, pernah nggak sih lo ngerasa super galau, buntu alias nggak tahu hidup mesti gimana lagi? Ibarat peribahasa, “bagai kerakap di atas batu, hidup segan mati tak mau”? Misalnya nih, lo ditinggal cowo lo gara-gara dia masih nginget dan ngenang mantannya *ups* . Pastinya hati lo sakit tak terperi dan rasa-rasanya pengen mati aja. Wuih, nyantai aja Bro en Sis, cinta itu bisa tumbuh pasti bisa juga mati, tapi jangan elo nya juga ikutan mati, cari aja cinta yang lain. Beres kan? Ngapain pake bunuh diri segala atau merelakan kewarasan hilang alias gila cuma gara-gara ditinggal pacal. Husss! (daripada frustasi bikin mati dengan bunuh diri. Hehehe… sori gua ngelantur euy!)

Mau dibawa ke mana?



Hop! Jangan keterusan nyanyi ya! Bro en Sis rahimakumullah, nggak sedikit loh, jaman sekarang muslim/muslimah yang sering galau, hidupnya cuma mikirin hidup yang sekarang dijalanin aja. Padahal kan yang namanya hidup, kita harus mikirin hidup sekarang, nanti dan selamanya. Bener nggak tuh?
Hidup itu kudu punya tujuan. Mau dibawa kemana hidup kita sekarang ini? Tentunya lo semua harus punya jawaban atas pertanyaan itu. Pastinya pula kalo lo nggak pernah nentuin tujuan hidup lo jangankan masalah gede, masalah kecil aja udah bikin lo frustasi dan semuanya terasa gelap, nggak tahu mesti ngapain lagi.


Boys and gals, orang yang punya tujuan hidup bakalan ngerti apa yang dia lakukan dan apa yang akan dia lakukan. Masalah bagi dia adalah hal yang pasti dan mesti terjadi dalam hidup ini. Dia paham, yang namanya hidup itu penuh warna. Ada saatnya kita bahagia ada saatnya kita penuh duka. Namun yang terpenting apakah kita sudah menjalani hidup ini sesuai tujuan hidup kita, yaitu menggapai ridho Allah atau belum.

Tengok nih Syifa, 14 tahun, siswi SMPN 1 Ciampea Bogor yang berhasil ter‘interogasi’. Tujuan hidupnya adalah mencari ridho Allah dan menjalankan syariatNya semaksimal mungkin. Mantep banget kan? Orang yang kayak gini nih, meski cobaan dan ujian mendera, sandarannya hanya Allah Ta’ala. Nggak lulus UN bukan akhir dunia bagi dirinya (eh, tapi dia bukannya mau nggak lulus UN ya, ini mah contoh, hehehe…). Ada hikmah dan langkah baru yang akan diambilnya sebagai pelajaran dari kegagalannya itu. So, pasti Allah akan menilai kesabaran dan keikhlasan itu sebagai pahala yang nggak bisa kita hitung-hitung nilainya. Inilah yang namanya ridho Allah.

Sebaliknya, kalo kita nggak punya tujuan hidup, bunuh diri mungkin menjadi pilihan favorit, ketika kita nggak nemuin cara untuk keluar dari masalah. Allah Ta’ala nggak jadi sandaran hidup kita, walhasil kita bakalan dapetin murkanya Allah. Naudzubillah.

Sikap Syifa yang masih SMP berbeda dengan seorang mahasiswi Unesa yang diberitakan tewas bunuh diri setelah loncat dari lantai 3 kampusnya (merdeka.com, 7 Oktober 2012). Diberitakan, mahasiswi tersebut depresi karena penyakit epilepsinya tak kunjung sembuh. So, menjadi mahasiswa ternyata bukan menjadi ukuran orang tersebut udah dewasa atau belum dalam berpikir, or punya tujuan hidup akhirat atau nggaknya loh. Hanya karena penyakit nggak kunjung sembuh, patah hati, atau karena barjubel masalah, banyak yang nggak mikir panjang. Itulah kalo kita nggak punya tujuan hidup yang benar. BTW, jangan samain tujuan hidup ama cita-cita yaa!

Tujuan hidup yang dimaksud bukan tujuan hidup di dunia aja loh Bro en Sis. Sebab, kita itu bakalan hidup nggak hanya di dunia tapi juga di akhirat untuk selama-lamanya. Jadi, pastikan hidup lo yang sekarang ini udah lo rancang dengan baik agar selalu dan berjalan sesuai ridho Allah Ta’ala dengan menjalankan semua perintah dan menjauhi laranganNya, sehingga dengan ridhoNya lah, kita bisa punya ‘tiket’ ke surga dan jaminan hidup bahagia di akhirat, selamanya. Amiin! Insya Allah ya.

Kudu Ceria!


Wiih! Ceria? Maksud lo? Hehe… Ceria itu maksudnya CERdas en bersyaRIAh (maksa nggak sih nih bikin akronim? Hehe! Asli maksa dah!). Itu berarti, cerdas dalam berpikir akan sesuatu yang tentunya sesuai syariah Islam. Apakah suatu perbuatan haram atau kagak, apakah harus ngambil sekularisme en friends (liberalisme, hedonisme, feminisme, dan lainnya) atau membuangnya jauh-jauh, hingga hilang ditelan bumi (ceilee!). Nah, pastinya kalo kita cerdas, tentunya tindak-tanduk kita itu bakalan sesuai dengan syariah Islam alias sesuai dengan perintah dan larangan Allah.
So, jangan ngerasa nelangsa kalo lo punya segudang masalah yang sedang menimpa diri lo. Jangan juga sesek dan mumet sendiri ampe-ampe masalah lain yang kudunya dipikirin malah nggak pernah kepikiran ama kamu. Yup, karena orang ‘Ceria’  adalah orang yang selalu memikirkan nasib umatnya,  menyelesaikan masalah umat en tentunya menyebarkan Islam supaya yang lain juga ikutan Ceria. Siap? Tunggu apalagi? Ayo Ceria! BTW, masalah lo juga jangan lupa diberesin yaaaa! (rumah kali diberesin!) Hahaha… *krik krik* -_-

Cerdaskan dengan dakwah


Bro en Sis, rugi banget kalo kita nggak berusaha merengkuh ridho Allah Ta’ala. Sudah saatnya tujuan hidup kita fokuskan hanya dan untuk menggapai ridho Allah semata. Itu artinya, saatnya pula kita punya karya nyata dalam membina umat. Kita nggak bisa mencerdaskan umat kalo nggak berdakwah. Dakwah itu ibarat darah dalam tubuh kita. Kalo darah nggak ngalir atau tersendat-sendat—lebih parah lagi kalo tersumbat, pastinya  satu per satu penyakit bakalan muncul. Kalo terlambat atau nggak diobatin semakin lama akan semakin kronis, hingga akhirnya penyakit itu akan membunuh kita. Sama juga dengan dakwah, kalo kita nggak berdakwah, tentunya penyakit dalam umat ini akan semakin kronis.

Sebut saja kasus perzinaan yang dari tahun ke tahun kasusnya tetap ada, juga fakta kaum kafir yang bebas membunuh saudara kita di Palestina serta belahan dunia lain, para penghina nabi kita anteng-anteng aja sementara kita nggak bisa ngapa-ngapain, kemiskinan yang selalu ada di depan mata, en permasalahan lain yang ada di tengah-tengah umat. Wuih, numpuk bin bejibun dah. Maka, tugas siapa lagi coba untuk menyelesaikannya, kalo bukan kita? Pastinya ini butuh kepedulian dan kerja nyata dalam bentuk dakwah untuk melenyapkan segala penyakit yang menjangkiti umat sekarang ini. Sayangnya, nggak semua ngeh akan pentingnya dakwah untuk mencerdaskan umat ini agar mau taat syariat. Kalo kamu gimana, Bro en Sis?

Yuk, let's be dokter umat!



Sabda Rasullullah saw. ini:”Barang siapa yang bangun pagi dan hanya memperhatikan masalah dunianya maka orang tersebut tidak berguna sedikitpun di sisi Allah, siapa saja yang tidak memperhatikan urusan kaum muslimin maka ia tidak termasuk golongan mereka(HR Thabrani)

Wow, jangan sampe deh, kita ngaku-ngaku sebagai umatnya Nabi Muhammad saw., tapi pas di akhirat nanti kagak diakuin. Gara-gara apa coba? (kasih tahu nggak ya? Hehehe..). Yup, itu karena salah satunya kita nggak berdakwah! Nggak mikirin saudara yang lain.
Kita begitu disibukkan dengan permasalahan sendiri dan dunia, sedang umat butuh bangkit dari kemiskinan dan kemelaratan yang menimpanya. Umat butuh dijauhkan dari zina dan riba, tapi kita (Kita? Elo aja kali! Hehehe.. ) masih cuek bebek ngejar karir en shopping di sepuluh mall sehari. Sadar, Sob! Singsingkan lengan baju lo, permasalahan-permasalahan yang terjadi obatnya cuma satu, yaitu penerapan syariah Islam di muka bumi ini. Maka itu butuh ada yang ngasih resep jitu. Yup, itulah kita, dokter umat! Cekidot lagi nih sabda Rasulullah saw. berikut ini: “Demi zat yang jiwaku berada di tanganNya, sesungguhnya kalian memiliki dua pilihan, yaitu melakukan amar ma’ruf nahi munkar ataukah Allah akan mendatangkan siksa dari sisiNya yang akan menimpa kalian, kemudian kalian berdoa, tapi doa itu tidak akan dikabulkan” (HR at-Tirmidzi dan Ahmad)

Selain menjadi dokter umat akan mendatangkan ridho Allah, kita semua akan terhindar dari murkaNya Allah seperti hadis di atas, Bro en Sis. Ayo, mulai dari sekarang, bergerak, berdakwah dan menjadi dokter umat!
Sobat, banyak kok cara buat dakwah. Dakwah itu bisa lewat lisan, tulisan atau dengan teladan. Nggak musti koar-koar di depan orang banyak kok. Elo juga bisa beramar ma’ruf nahi munkar, face to face ama orang yang mau diajak memahami Islam lebih dalam. Atau lo bisa menuliskan kalimat-kalimat dakwahmu dalam tulisan yang bisa sekaligus dibaca oleh banyak orang, kayak gini contohnya (bukan narsis ya, tapi ngasih contoh dakwah teladan. Hehehe…).

Oya, bukan hanya lewat lisan dan tulisan aja, kita juga bisa ngasih teladan kepada orang bagaimana caranya melakukan suatu syariat. Contohnya aja, lo bisa memberikan teladan bersedekah. Berbakti kepada orang tua lo. Tentu saja tujuannya bukan mencari keridhoan manusia alias riya, tapi apa yang kita lakukan tentunya akan sekaligus menjadi dakwah teladan juga bagi yang lain.

So, bukan waktunya lagi buat bermelo-melo ria nggak jelas, apalagi ampe bunuh diri segala. Saatnya tanamkan pada diri lo, bahwa tujuan hidup lo hanya dan demi ridho Allah. Walhasil, hidup lo bakalan nggak melulu soal materi, kesenangan, kebahagiaan, dan yang lainya yang bersifat duniawi. Inget Bro en Sis, hidup kita di dunia itu cuma sementara. Dunia itu hanya tempat persinggahan aja. Amit-amit dah kalo tujuan kita mentok di dunia aja. Rugi banget!

Yuk, ceriakan dan cerdaskan hidup lo dengan dakwah agar ridho Allah selalu bersama lo. Jadikan perintah dan larangan Allah sebagai tuntunan dalam langkah hidup lo. Jangan lupa, bagikan tuntunan itu kepada yang lain. Agar kita bisa sama-sama Ceria (cerdas bersyariah). Insya Allah hidup bakalan bahagia untuk sekarang, nanti dan selamanya. Dijamin! Amin ! :)

Senin, 19 November 2012

About My Hometown "BUKITTINGGI"

 Ok guys . . . This is about my hometown "BUKITTINGGI"
Check This Out ... ! :D

Bukittinggi adalah kota tujuan wisata yg paling terkenal di Sumatera Barat. Jarak Bukittinggi cukup jauh juga dari kota Padang (Ibu Kota Sumatera Barat) kurang lebih 91 KM, memakan waktu 1,5-2 jam perjalanan (Jika tidak Macet). Namun karena ada banyak objek  wisata di kota Bukittinggi, jika berkunjung ke Sumatera Barat sangat disayangkan bila tidak mengunjungi kota ini. 

Objek Wisata di Kota Bukittinggi yang menarik diantaranya yaitu Kebun Binatang Kinantan, Museum Rumah Adat Bagonjong, Benteng Ford De Cock, Jembatan Limpapeh, Panorama/Ngarai Sianok, Lubang Jepang, dan Jam Gadang. Jarak antara satu objek wisata ke objek wisata yang lain tidak terlalu jauh, dengan berjalan kaki saja dapat mengunjungi semua objek wisata tersebut. 
Di sekitar kawasan objek wisata ada banyak hotel dan penginapan. Namun jika ingin berlibur beberapa hari di kota Bukittinggi pada libur sekolah, libur lebaran, atau tahun baru, booking hotel/penginapan harus hari jauh-jauh hari sebelum kedatangan. Pada hari libur dan tahun baru Bukittinggi akan penuh dengan wisatawan, hampir semua hotel/penginapan penuh.  Akan kesulit menemukan tempat menginap jika tidak booking terlebih dahulu. 

Jam Gadang
Jam Gadang adalah menara jam yang terletak di pusat kota Bukittinggi. Jam Gadang dibangun pada tahun 1926 sebagai hadiah dari Ratu Belanda kepada Rook Maker, sekretaris atau controleur Fort de Kock (sekarang kota Bukittinggi) pada masa pemerintahan Hindia-Belanda.
Lokasi: Di pusat kota Bukittinggi

Kebun Binatang Bukittinggi (Marga Satwa dan Budaya Kinantan)
Kebun Binatang Bukittinggi yang bernama Taman Marga Satwa dan Budaya Kinantan merupakan salah satu kebun binatang tertua yang ada di Indonesia, dan satu-satunya di Sumatera Barat, dengan koleksi hewan terlengkap di pulau Sumatera.
Lokasi : Jalan Jend. A. Yani
Museum Rumah Adat Baanjuang
Museum Rumah Adat Baanjuang adalah museum tempat mengumpulkan benda-benda sejarah dan budaya ranah minang yang di dirikan seorang belanda yang bernama Mr. Mondelar Countrolleur.
Lokasi :Berada di area Kebun Binatang Marga Satwa dan Budaya Kinantan
Benteng Ford De Cock
Benteng yang didirikan oleh Kapten Bouer pada tahun 1825 pada masa Baron Hendrik Merkus de Kock sewaktu menjadi komandan Der Troepen dan Wakil Gubernur Jenderal Hindia Belanda. Benteng ini digunakan oleh Tentara Belanda sebagai kubu pertahanan dari gempuran rakyat Minangkabau terutama sejak meletusnya Perang Paderi pada tahun 1821-1837
Lokasi : Terhubung dengan Kebun Binatang Bukittinggi melalui Jempatan Limpapeh
Jembatan Limpapeh
 Jembatan Limpapeh jembatan menghubungkan Taman Margasatwa dan Budaya Kinantan Bukittinggi dengan benteng Fort de Cock
Ngarai Sianok/Taman Panorama
Ngarai Sianok atau yang dikenal juga dengan nama Panorama adalah sebuah lembah curam (jurang) yang terletak di perbatasan kota Bukittinggi. Ngarai ini erupakan bagian dari patahan yang memisahkan pulau Sumatera menjadi dua bagian memanjang. Patahan ini membentuk dinding yang curam, bahkan tegak lurus dan membentuk lembah yang hijau.
Lokasi : Di Jalan Panorama
Lobang Jepang
Lubang Jepang merupakan sebuah terowongan (bunker) perlindungan yang dibangun tentara pendudukan Jepang sekitar tahun 1942 untuk kepentingan pertahanan.
Lokasi : Berada di Kawasan Ngarai Sianok/Taman Panorama
Rite ! That's all about my hometown Bukittinggi :D 

Senin, 05 November 2012

About My School

LANDBOUW HIGH SCHOOL 1 BUKITTINGGI



Ok everybody, this's my school. Now, I'll share information about my beloved school, Landbouw High School 1 Bukittinggi.



Landbouw High School 1 Bukittinggi adalah sekolah menengah atas tertua di kota Bukittinggi yang berdiri pada tanggal 23 Juli 1959. Sekolah ini terletak di jalan Syekh M. Jamil Jambek No. 36 (Lanbouw), kelurahan Pakan Kurai, Bukitinggi dan merupakan rintisan sekolah bertaraf internasional yang dimulai sejak tahun 2006 dan termasuk 5 SMA R-SMABI pertama Di Indonesia.

Our Story in Lanbouw High School 1 Bukittinggi


LANDBOUW HIGH SCHOOL TOWER



ACHIEVEMENTS of Landbouw High School 1 Bukittinggi
Dalam perjalanannya, SMA Negeri 1 Bukittinggi mampu mengukir banyak prestasi baik dalam bidang akademis maupun non-akademis.



Bidang Akademik

No Kategori Hasil Tingkat
1 Rata-rata NEM tahun 1996 s/d 2000 Peringkat 1 Sumatera Barat
2 Rata-rata NEM tahun 2009-2010 Peringkat 1 Sumatera Barat
3 English Competition Debate Peringkat 1 Sumatera Barat
4 Olimpiade ICHO Peringkat 5 Nasional
5 Lomba Poster Lingkungan Hidup tahun 1989 Juara 1 SMA se-Sumatera Barat
6 Lomba Grafiti Lingkungan Hidup tahun 1989 Juara 1 SMA se-Sumatera Barat


Bidang Olahraga

No Perlombaan Hasil Tingkat
1 Lomba Basket Ball Peringkat 3 Sumatera (Pekan Baru)

Senin, 29 Oktober 2012

About Yuri





My name is Putri Ariska Yuri, you can call me Yuri simply. I'm 16 years old girl. I go to Landbouw High School 1. I love my God, Allah SWT. So that I'm muslim girl. I have my best parent and I love them ! I'm the first child in my family. And I love my self with all my imperfection, cause I know everbody has + - in their life. Cause nobody's perfect, rite ? I love photography ! Cause of that, I can tell what I feel inside. Happiness or Sadness :D But everybody need happiness everytime, rite ? ME TOO !!! I just wanna be happy girl and make everyone who love me is proud of me ! :)